Air Bersih untuk Hidup Sehat

Kesehatan, Pengetahuan

AIR menjadi masalah yang perlu mendapat perhatian cermat, karena air bersih, saat ini menjadi barang mahal. Air sudah banyak berkurang dan tercemar, sedangkan ketergantungan manusia terhadap air semakin besar. Sebagian besar tubuh manusia terdiri atas air, yang berfungsi sebagai pelarut dan peyusun segala sistem tubuh manusia. Air dapat bermanfaat untuk memperlancar sistem pencernaan, merawat kecantikan, menyehatkan jantung, mencegah penyakit batu ginjal dan hati, dan mengeluarkan racun. Minum air putih akan membuat tubuh lebih berenergi dan sehat. Air putih juga bersifat menghilangkan kotoran-kotoran dalam tubuh. Khasiat air juga sebagai zat yang sangat diperlukan tubuh.

Kardiolog dari AS, Dr James M. Rippe, memberi saran untuk minum air paling sedikit satu liter lebih banyak dari yang dibutuhkan. Kehilangan 4% cairan akan mengakibatkan penurunan kinerja sebanyak 22%. Bila kehilangan 7%, akan mulai merasa lemah dan lesu. Aktivitas makin banyak maka makin banyak pula air yang terkuras dari tubuh. Untuk itu, pakar kesehatan mengingatkan agar jangan hanya minum bila terasa haus saja.

Sulitnya air bersih

Akan tetapi air yang dipergunakan .tidak selalu sesuai dengan syarat kesehatan, karena sering ditemui air yang tercemar. Mahalnya air bersih salah satunya karena kondisi air tanah yang memprihatinkan yang diakibatkan rusaknya lingkun;an dan semakin berkembangnya jumlah penduduk dan industri. Pusat Air Tanah dan Lingkungan Badan Geologi menyebutkan air tanah di cekungan Bandung tidak layak minum karena mengandung kadar zat besi diatas ambang batas. Bukan hanya di Bandung, seperti disadur dari Pikiran Rakyat online, bulan lalu,ribuan kepala keluarga di tiga desa di Kabupaten Bekasi mengalami krisis air bersih. Mereka terpaksa mengkonsumsi air yang tidak layak dikonsumsi, karena air sumur tercemar hingga berbau dan mengandung zat berbahaya. Kesulitan air minum ini juga dialami Kabupaten Karawang yang beberapa waktu silam mengalami musibah banjir. Di daerah pedesaan Jawa Barat diperkirakan sekitar 68% penduduk pedesaan dan 48% penduduk kota di Jawa Barat memenuhi kebutuhan airnya dari sumber air di lapangan sehingga kesehatan dan kesejahteraannya bergantung pada kualitas air tanah yang ada. Sedangkan air tanah kini sudah berkurang dan banyak yang tercemar. Pencemaran air tanah bisa karena industri, pertanian, sehingga air mengandung pestisida, Bakteri Escherichia coli, besi, magnesium, dan bahan berbahaya lainnya. Di wilayah pesisir, sumur-sumur dangkal terkontaminasi oleh intrusi air asin. Disamping itu sumur-sumur dangkal sangat rawan terhadap kontaminasi bakteri dan zat beracun dari air limpasan dan Undian dari tempat pembuangan sampah.

Teknologi pemurnian air

Kondisi memprihatinkan ini menuntut adanya perkembangan teknologi. Baik secara langsung atau tidak, pencemaran berpengaruh terhadap kualitas air. Kualitas air bersih dapat ditinjau dari segi fisik, kimia dan biologis. Kualitas fisik ditinjau dari bau, rasa, dan warna. Kualitas kimia dapat diteliti melalui pengamatan tentang kesadahan, pH, kandungan ion dan sebagainya. Sedangkan ada atau tidaknya mikroorganisme penyebab penyakit pada air merupakan syarat biologi air bersih.

Sumber air yang ada di permukaan bumi dapat diolah menjadi air minum dengan berbagai teknik yang telah berkembang, salah satunya teknologi pemurnian air atau sterilisasi. Unilever Purek salah satu produk hasil teknologi pemurnian air yang mampu mensterilisasi dan menjernihkan air dalam waktu singkat tanpa proses pendidihan, metode sterilisasi share konvensional yang biasa dipakai. Dengan teknologi tersebut dengan mudah menikmati air minum instant, tanpa repot memanaskan, tanpa bahan Sakar dan tanpa listrik.

Tak bisa dipungkiri hidup bersih adalah pilihan untuk sehat. Berbagai penelitian menunjukkan di Indonesia kebanyakan kondisi air perkotaan kian lama kian memburuk. Teknologi Unilever- Pureit menstrerilkan air dengan 4 tahapan. Yakni filtrasi air melalui penyaring serat mikro untuk menghilangkan kotoran yang terlihat, tahapan kedua melewatkan air pada lapisan karbon aktif yang akan menghilangkan pestisida dan parasit berbahaya. Tahapan ketiga yang paling penting, di mana semua virus dan bakteri dibasmi oleh sebuah teknologi bersama programmed disinfection technology. Sedangkan tahapan terakhir adalah proses penjernihan yang memungkinkan air menjadi tak berbau dan berwarna.

sumber

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s